Sabtu, 27 April 2013

fungsi satuan organisasi dan metode



Fungsi Satuan Organisasi dan Metode


a. Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan.

b. Sebagai proses : memperhatikan interaksi/kerja sama antar orang-orang yang menjadi anggota organisasi
tersebut :
1. hub. formal = hubungan yang ditetapkan secara resmi oleh top manajemen.
2. hub. informal = mempunyai 3 peranan :
1) sarana komunikasi.
2) mengatur jalannya kerja
3) kebebasan bertindak oleh anggota organisasi tersebut.

c. Sebagai sistem :
1. sistem sosial (antar sesama manusia).
2. sistem fungsional (antar fungsi-fungsi yang dikaitkan secara tertentu dan integral untuk
tercapainya suatu tujuan).
3. sistem komunikasi (sistem tata saluran/arus informasi dalam organisasi).

Sumber: http://kodokoala.blogspot.com/2013/04/fungsi-satuan-organisasi-dan-metode.html#ixzz2Rfu83RRZ

HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANAJEMEN, ORGANISASI, DAN TATA KERJA



HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANAJEMEN, ORGANISASI, DAN TATA KERJA

Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja

Manajemen merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manajer)
yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun
praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang
lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain, waktu
yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

Pengertian dari oranisasi adalah satu jenis wadah di masyarakat yang dibuat bersama oleh beberapa oarang dengan tujuan dapat memperoleh efesiensi kerja tertentu semaximal mungkin. Dari uraian di atas dapat dirumuskan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia.
Yang dapat di lihat arti dari gabungan kedua kata tersebut adalah adanya hubungan timbal balik antara kegiatan, kerjasama di satu pihak dengan tujuan di pihak lain.

Dan untuk mencapai tujuan max di butuhkan tenaga besar maka di bentuklah suatu organisasi
Yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang
dipersatukan dalam suatu kerja sama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat
dikatakan bahwa fungsidari organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai
tujuan .

Tata kerja bisa di sebut juga metode adalah satu cara bagaimana agar kita dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan secara tepat sehingga proses kegiatan manajemen pun dapat di laksanakan dengan tepat. Oleh karna itu dapat di katakana hubungan antara manajemen dan tata kerja seperti berikut:

Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan pendayagunaan sumber sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya suatu tujuan.

Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber yang adadan waktu yang tersedia.

Hubungan Antara Manajemen,Organisasi, dan Tata Kerja

Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia satu sama lain

Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan dan alat bagi pengelompokkan kerja sama

Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien

Hubungan dari ketiga kata tersbeut adalah sama-sama mengarah pada keinginan mencapai suatu tujuan.


Fungsi Satuan Organisasi dan Metode

Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerja sama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Ciri-ciri organisasi ialah:
1) terdiri daripada dua orang atau lebih
2) ada kerjasama
3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain
4) ada tujuan yang ingin dicapai.


Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu:
1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali
2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb).


Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu:
* Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
* Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.

Kelompok yang menampung aspirasi masyarakat; punya aturan tertulis atau tidak; tumbuh dalam masyarakat; mencapai tujuan bersama; dibentuk oleh pemerintah atau swasta.
Suatu organisasi harus memuat 4 unsur utama, yaitu:
1) goals oriented (berorientasi tujuan)
2) Psychosocial system (sistem hubungan sosial)
3) structured activities
4) technological system.


Perbedaan Organisasi :
* Structure ; staff, line, matriks
* Strategy ; Growth Strategy, Diversification, Defensive, Minimizing Internal Problem
* Style ; Autocratic Style, Participative Style, Free Rein Style
* Skill : Keahlian / Keterampilan
* Staff ; Jenjang, Latar Belakang, Karakteristik
* Share Value : Superordinate Goals
* System : POAC


Pendekatan Terhadap Organisasi :
* Pendekatan Klasik
* Pendekatan Neo-Klasik
* Pendekatan Modern

sumber: http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/04/hubungan-timbal-balik-antara-manajemen-organisasi-dan-tata-kerja-7/ 
http://wudi-utomo.blogspot.com/2012/04/19hubungan-timbal-balik-antara.html

Sabtu, 16 Maret 2013

Surat Untuk Tuhan



dulu aku memiliki seorang pahlawan dalam hidupku yang sangat tangguh dan kokoh Dia... dialah yang dulu menjadi penompah kaki ku
Dia yg menajadi harapan ku, 
Dia yg menjadi panutan ku dan dia yg menjadi kebanggan dalam hidupku
Namun sekarang, aku harus kehilangan semuanya karna aku harus berdiri sendiri, harus mandiri, harus kuat dan tidak cengeng lagi
Aku rindu akan perkataanya , suaranya, senyumnya lirikan matanya 
Jika aku mengingatnya, itu membuatku menjatuhkan butiran air mata
Aku sadar aku harus merelakan semuanya
Aku sadar aku tidak boleh bersedih lagi, walaupun rasa rindu ini terus menyelimuti hatiku,
dulu sewaktu dia masih sehat, dia suka sekali mengingatkanku
“Nak, kamu tidak boleh terjatuh apabila aku tak lagi menompah kaki mu, kamu tak boleh bersedih apabila ayah tak ada lagi bersamamu. Kamu harus menjadi orang yg sukses meskipun aku tak bisa melihat kesuksesan mu kelak” 
Ya tuhan..
Izinkanlah aku berjumpa denganya walaupun hanya sebentar, izinkanlah aku memeluknya lagi.
Izinkanlah aku mencium tanganya untuk kali ini tuhan.
Ya tuhan
Apakah kau sengaja memberikan aku kesepian ini?
Ya tuhan
Apakah aku tak boleh ikut bahagia seperti orang2 lainya?
Apakah aku ini terlahir hanya untuk berteman dgn kesepian ?
Apakah aku terlahir hanya untuk berteman dgn kesunyian dunia? 
Ya tuhan
Apalah artinya hidupku ini tampa kasih sayang dan kehadiran mereka.
Apalah artinya dunia ini tanpa senyum mereka, tampa suara mereka?
Tuhan, apakah kau tau? betapa bahagianya aku bila berada di dekat mereka betapa gembiranya aku bila di pelukan mereka.
Apakah aku salah menyayangi mereka?
Apakah aku salah dalam mentaati mereka?  sehingga kau cepat cepat mengambil dia dari hidupku.
Kau ambil dia dari ku dikala aku sedang benar2 menikmati masa dewasaku bersamanya.
Kenapa tidak aku saja yg kau musnahkan di bumi ini? kenapa harus mereka? 
Aku selalu bertanya, tapi KAU tak pernah menjawab.
Hanya 1 pinta ku, tolong kau jaga mereka baik2.
Kasihilah mereka, seperti mereka mengasihi ku. 
Doa ku selalu ku berikan untuk mereka, karna aku sayang mereka dan KAU ya Allah

Sumber :

TEORI ORGANISASI



Teori klasik kadang disebut teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu elapan ratusan.Dalam hal ini,organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritis klasik sebagai sangat sentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialiassi,serta menberikan petunjuk mekanisme structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Teori klasik berkembang dalam 3 aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :teori birokrasi,teori administrasi dan teori manajemen ilmiah.
·           Teori Organisasi Neoklasik
Teori neoklasik dikenal sebagai teori hubungan manusiawi dan dikembangkan atas dasar teori klasik.Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya,sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Percobaan-percobaan di Howthrone yang dilakukan dari tahun 1924 sanmpai 1932 menandai permulaan perkembangan teori hubungan manusiawi.Percobaan ini merupakan kristalisasi teori neokalsik.Penemuan Howthrone telah menambah dimensi baru bagi teori organisasi.Dan pada akhirnya percobaan-percobaan Howthrone menunjukkan bagaimana kegiatan kelompok-kelompok kerja kohesif sangat berpengaruh pada operasi organisasi.
·           Teori Organisasi Modern
Disebut juga analisa system pada organisasi merupakan aliran terbesar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen.Teori ini melihat bahwa semua unsure organisasi merupakan satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil,tetapi organisasi merupakan system yang terbuka.
Klasifikasi Teori Organisasi terdiri dari beberapa bagian besar, yaitu :
1.  Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)‏
Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oelh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.
2.  Teori Birokras
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
3.  Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :
a.  Pembagian kerja (division of work)
b.  Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
c.  Disiplin (discipline)
d.  Kesatuan perintah (unity of command)
e.  Kesatuan pengarahan (unity of direction)
f.  Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
g.  Balas jasa (remuneration of personnel)
h.  Sentralisasi (centralization)
i.   Rantai scalar (scalar chain)
j.   Aturan (oreder)
k.  Keadilan (equity)
l.   Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
m. Inisiatif (initiative)
n.  Semangat korps (spirit de corps)
·           Manajemen Ilmiah
Manajemen ilmiah (scientific management) dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor. Ada 2 pendapat tentang manajemen ilmiah. Pendapat pertama mengatakan manajemen ilmiah adalah penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Pendapat kedua mengatakan manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme atau teknik “a bag of tricks” untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi.
Sumber :